Jumat, 20 Februari 2009

Learn from Malaysian....



Beberapa waktu yang lalu, tepatnya antara tanggal 24 Januari hingga 4 Februari 2009 penulis dapat kesempatan dan pengalaman yang luar biasa berharga. Saya dapat amanah untuk menjadi Peer Teacher (Mentor) anak2 Malaysia yang study tour ke Jogja. Rugi banget kalau misal tidak saya share ke sahabat2 semua. Alkisah, ada serombongan 25 anak2 muda Malaysia baru lulus SMA (rata2 umurnya baru 17 tahun) yang study tour ke Jogja. Eit, bukan sembarang study tour nih. Tapi nggak tanggung2. Ngaku mereka tu ya, mereka pengin belajar DAKWAH di Indonesia, khususnya Jogja. Hah, DAKWAH? Hare gene ada remaja yang mau2nya belajar dakwah? Ya iya lah.
Buktinya ada tuh! En lagi2 nggak tanggung2, belajarnya sampai2 harus nyeberang antar negara. Dan nggak hanya di Jogja belajarnya. Sebelumnya mereka sempet mampir ke Jakarta dulu. Sama. Mereka juga belajar dakwah di Jogja. Singkat cerita, banyak yang mereka lakukan disini. Mulai dari touring situs dakwah di Jogja, ketemu tokoh2 penggerak dakwah jogja, n menimor. Selama saya mendampingi mereka, banyak hal yang saya gali dari mereka, terutama soal mindset dan lifestyle. Wuih, 180 derajat berbeda dengan kebanyakan anak2 muda Jogja. Satu contoh soal impian atau cita-cita. Ini nih list impian mereka...

NO

Nama

Visi

1

Mohammad Anas bin Noor Azlan

Doctor dan pengarah film animasi

2

Muna Majidah binti Zameran

Pakar Pemakanan / Ahli Gizi

3

Maryam Atikah Abdull Rahim

Pakar Ekonomi

4

Mardhiah binti Kursus

Businesswoman

5

Sakeenah bt Salleh

Guru matematika/Interior designer

6

Nadiah Husna bt Zainuddin

Nutritionist

7

Nadhirah binti Mohd Khairudin

Dentist & Businesswoman

8

Muna ‘Adilah Abdul Halim

Pengusaha cafe & pakar motivasi

9

Hajar Fatimah bt Norizan

Pakar Psikologi

10

‘Uzma bt Mohamad tahir

Doktor Gigi Profesional

11

Zainab binti Salim

Chef / Jurutera

12

Zati ‘Arifah bt Afandi

Akuntan (Islamic Banking)

13

Ahmad Irsyad bin Ahmad Zaidan

CEO syarikat permobilan international

14

Abdullah Munir bn Mohd Aizaini

Penganalisa Ekonomi Dunia

15

Ahmad Khairuddin

CEO Consultant Intenational

Ulama Mujtahid

16

Anas ‘Abidin bin Sazali

Islamic Akauntan

17

Khairul ‘Abid bin Shamsul

Astronaut

18

Muadz b Ahmad Shazali

International Lawyer

19

Muhammad Irfan bin Md Nor

Pakar bidang Isllamic banking

CEO Syarikat Import & Eksport

20

Muhammad Irfan bin Shahrin

Pakar psikiatrik/forensik

Pakar IT yg mencipta software

21

Nawal Saudah binti Shamsudin

International film maker

Multimedia IT

22

Aimi Nadiyah binti Azlan

Akauntan

23

Zubayr Afiq b Zakaria

Pengurus Firma Quantity Surveying sendiri yg terkenal di Indonesia

24

Mohamad Zahid Jamaluddin

Marketing Manager @ PR

Internationall Motivator & Tariner

25

Mohammad Salman bin Abd Jaafar

Machine Scientist



Jreng...jreng...Nah, apa yang sahabat2 semua pikirkan lihat list impian mereka yang at least sangat jelas dan terarah. Mereka dah tahu keinginan mereka apa. En jangan salah. ketika mereka saya tanya "gimana caranya?" wohoho...every single thing yang mereka perlukan untuk mencapai impiannya itu telah mereka persiapkan. So, what about us?
Satu contoh nih, coba lihat anak di nomor 15 yang namanya Ahmad. Bayangkan, apa ada anak jogja yang punya cita-cita jadi ULAMA MUJTAHID mengikuti jejak Syeikh Yusuf Qardhawi? Dan Ahmad ini telah memulainya sekarang dengan telah menjadi seorang HAFIDZ QURAN ketika ia menyelesaikan bangku SMAnya. Dan insyaAllah, november besok Ahmad akan terbang ke Mesir untuk studi ilmu Syariah di Universitas Al Azhar, Kairo!!! Then, what about us?
Saya yang mendalami ilmu psikologi khususnya psikologi pendidikan remaja, menemukan kenyataan yang miris banget dikalangan remaja Jogja. Gimana nggak? Dari beberapa survei yang saya lakukan terhadap beberapa kelompok remaja di jogja, jangankan ditanya tentang cita-cita, pertanyaan tentang "Prestasi apa yang ingin kamu capai selama satu tahun ke depan?" banyak yang bingung ngejawabnya.
Saya sendiri sudah sejak lama mendambakan munculnya, setidak2nya sekelompok remaja yang seperti Ahmad ini. Dia tahu apa yang harus ia perbuat untuk agamanya, namun ia juga tidak melupakan peluang suksesnya menggapai puncak kepemimpinan dunia. Hafidz Quran, Ulama Mujtahid, tapi juga CEO International. Keren banget kan!!!
Nah, sekarang tinggal kitanya aja mau seperti mereka atau nggak!
Mau contoh lagi? Lihat tuh anak nomor 17 yang namanya Khairul 'Abid. Bayangin jadi astronout coba. Anak jogja? Boro2 astronot, jadi pilot aja mungkin sekarang dah banyak yang langka yang minat kalii yaa... Tapi lagi2 ketika 'Abid saya tanya "gimana caranya?", dengan mantap dia ngomong kalau september besok sudah berangkat ke United Kingdom buat ngambil sekolah antariksa. Kebayang nggak besok ada astronot muslim! Such a wonderful dream, right!
Nggak perlu saya beri contoh yang lain lagi, nanti tambah shock malah repot. Hehe. Yang jelas dua contoh ini dah dengan gamblang nyontohin kalau nyusun impian sesegera mungkin itu hukumnya berbanding lurus dengan semakin deketnya kesuksesan. Okey, silahkan saja ada anekdot jawa "Wong bejo ngalahne wong pinter". Tapi, kalau kita emang pengin bener2 jadi orang cerdas, singkirkan anekdot jawa itu sejauh mungkin dari kepala kita. Karena anekdot itu hanyalah pembenaran bagi sebuah kemalasan! So, what do you waiting for? jangan bengong aja. Ambil kertas sekarang, tulis kau ingin jadi apa 40 tahun ke depan? Tulis lagi pengin jadi apa loe 30 tahun ke depan? terus tulis lagi sampai kamu tahu apa yang bakal kamu lakuin 6 bulan sampai 1 tahun ke depan. Okey, saya juga nulis nih. Jadi sama-sama.
Ga ada yang ga mungkin. Karena kita punya ALLAH dan selama kita MAU...

Memory of R2J3
Reza's Notes

0 komentar:

Chatting

Create a Meebo Chat Room